Pertamina Patra Niaga Sumbagut Siapkan Avtur untuk Mendukung Penerbangan Mudik Ramadan 2026

Ramadan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh banyak orang, terutama bagi mereka yang berencana untuk mudik. Namun, dalam persiapan perjalanan udara yang semakin meningkat, ketersediaan bahan bakar menjadi salah satu perhatian utama. Menyadari hal ini, Pertamina Patra Niaga Sumbagut telah menginisiasi langkah-langkah konkret untuk memastikan pasokan Avtur yang cukup untuk mendukung penerbangan selama mudik Ramadan 2026. Dengan pendekatan yang sistematis dan terencana, Pertamina berkomitmen untuk menjaga kelancaran operasional penerbangan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman dengan tenang dan aman.
Komitmen Pertamina Terhadap Ketersediaan Avtur
Dalam rangka mendukung kelancaran transportasi udara selama bulan suci Ramadan dan Idulfitri, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk memantau ketersediaan dan distribusi Avtur. Melalui upaya ini, Pertamina tidak hanya memastikan bahwa stok bahan bakar tersedia, tetapi juga menjalankan pengawasan yang ketat terhadap proses distribusi agar semua kebutuhan dapat terpenuhi tepat waktu. Hal ini diungkapkan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi A Sumampouw.
Fahrougi menjelaskan, “Kami berkomitmen untuk menjaga pasokan Avtur di berbagai bandara agar operasional penerbangan dapat berlangsung tanpa hambatan selama bulan Ramadan dan Idulfitri. Kami selalu memantau distribusi dan memastikan semua sarana operasional serta personel siap untuk mendukung kebutuhan bahan bakar pesawat.” Dengan langkah ini, Pertamina menunjukkan keseriusannya dalam mendukung mobilitas masyarakat di masa mudik yang padat.
Jaringan Distribusi Avtur yang Luas
Untuk memenuhi kebutuhan Avtur, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengoperasikan lima Aviation Fuel Terminal (AFT) yang tersebar di wilayahnya. Terminal-terminal ini terdiri dari:
- AFT Kualanamu di Deli Serdang
- AFT Hang Nadim di Batam
- AFT Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru
- AFT Minangkabau di Padang
- AFT Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh
Penyebaran terminal ini memungkinkan Pertamina untuk lebih efisien dalam menyalurkan Avtur ke berbagai maskapai penerbangan yang beroperasi di area Sumbagut. Dengan begitu, diharapkan tidak akan ada kendala dalam penyediaan bahan bakar yang dibutuhkan, terutama menjelang puncak arus mudik.
Perkiraan Kenaikan Kebutuhan Avtur
Berdasarkan analisis yang dilakukan, Pertamina memperkirakan kebutuhan Avtur selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 akan mengalami peningkatan sekitar 10 persen dibandingkan dengan konsumsi normal. Kenaikan ini sejalan dengan lonjakan aktivitas penerbangan yang terjadi saat musim mudik.
Puncak permintaan Avtur diperkirakan akan terjadi pada tanggal 18 Maret 2026, yang merupakan H-3 Idulfitri, saat banyak masyarakat melakukan perjalanan pulang. Sementara itu, untuk arus balik, puncaknya diprediksi terjadi pada 24 Maret 2026, yaitu H+3 setelah cuti bersama berakhir. Pertamina siap mengantisipasi lonjakan ini dengan strategi yang matang.
Keselamatan dan Keamanan Operasional
Salah satu fokus utama Pertamina adalah memastikan bahwa semua operasional terkait Avtur memenuhi standar keselamatan yang ketat. Dalam hal ini, perusahaan menerapkan berbagai aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) di semua Aviation Fuel Terminal. Pertamina telah menyiapkan sejumlah sarana tanggap darurat yang mencakup:
- Ketersediaan ambulans
- Peralatan pemadam kebakaran
- Oil spill kit
- Koordinasi dengan fasilitas kesehatan
- Kerja sama dengan otoritas bandara
Dengan semua persiapan ini, Pertamina berupaya untuk menjamin bahwa operasional pengisian bahan bakar berlangsung aman dan andal, sehingga tidak ada gangguan yang dapat menghambat penerbangan.
Standar Layanan Pertamina
Manager Corporate Operation & Services (COS) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Wawan Hermawan, menegaskan bahwa komitmen perusahaan dalam memberikan layanan aviasi yang profesional dan terpercaya adalah prioritas utama, terutama di momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri 2026. Wawan menekankan, “Kami mengacu pada prinsip Five Zero PAv-Excellence, yaitu Zero Accident, Zero Off-spec, Zero Tolerance, Zero Delay, dan Zero Mistake. Ini adalah standar pelayanan kami untuk mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan.”
Dengan menerapkan standar yang tinggi dalam pelayanan, Pertamina berusaha untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ketersediaan Avtur dan keselamatan penerbangan. Hal ini juga mencerminkan dedikasi perusahaan dalam memberikan layanan energi yang optimal.
Upaya Berkelanjutan untuk Masyarakat
Komitmen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam menjaga keandalan layanan Avtur tidak hanya selama bulan Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga untuk jangka panjang. Upaya yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan untuk menyediakan energi yang berkualitas bagi masyarakat.
Dengan berbagai persiapan yang matang, Pertamina bertekad untuk terus mendukung mobilitas masyarakat dengan menyediakan Avtur yang cukup dan aman. Ini adalah bagian dari upaya Pertamina untuk memastikan bahwa masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman dan aman selama musim mudik yang padat ini.
Dalam menghadapi tantangan yang ada, Pertamina tetap berkomitmen untuk mengedepankan layanan yang profesional serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan harapan agar setiap perjalanan yang dilakukan selama Ramadan dan Idulfitri 2026 menjadi momen yang penuh kebahagiaan dan kenangan indah.
➡️ Baca Juga: Cara Atur Jenis Suara Notifikasi Aplikasi Merchant BCA, Lebih Mudah Pantau Transaksi QRIS
➡️ Baca Juga: Mojtaba Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, Mengancam Aksi Serangan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
