
Jakarta – Dalam langkah signifikan untuk memperkuat sektor investasi di Indonesia, Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management telah resmi mengumumkan kolaborasi mereka dalam pengembangan Mandiri Aviation Leasing Fund. Ini merupakan platform investasi aviation leasing pertama di Indonesia dengan nilai portofolio awal mencapai sekitar USD 800 juta. Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan potensi besar dari industri penerbangan, namun juga membuka jalan baru bagi investor lokal dan internasional.
Keunggulan Kolaborasi Strategis
Mandiri Aviation Leasing Fund memadukan keahlian dari ketiga entitas yang terlibat, menciptakan sinergi yang kuat. Danantara Investment Management berperan sebagai investor utama, sementara SMBC Aviation Capital dikenal sebagai salah satu perusahaan leasing pesawat terkemuka di dunia dengan pengalaman lebih dari dua dekade. Di sisi lain, Mandiri Investment Management, sebagai anak perusahaan Bank Mandiri, membawa keahlian dalam ekosistem pembiayaan dan pengelolaan aset investasi, khususnya di pasar luar negeri.
Dengan kerjasama ini, Mandiri Aviation Leasing Fund diharapkan mampu memenuhi standar institutional-grade, memberikan peluang investasi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga berkelanjutan bagi para investor. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam membuka akses bagi investor untuk terlibat langsung dalam aset aviasi global.
Manajemen dan Pengelolaan Dana
Pengelolaan Mandiri Aviation Leasing Fund akan dilakukan secara kolaboratif oleh Mandiri Investment Management dan SMBC Aviation Capital. Kerja sama ini mencakup desain struktur dana yang cermat dan pengelolaan operasional yang efisien. Dengan kombinasi pengalaman Mandiri Investment Management dalam merancang platform investasi dan keahlian mendalam SMBC Aviation Capital dalam industri leasing pesawat, fund ini diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal bagi para investor.
- Pengelolaan berdasarkan prinsip-prinsip investasi yang solid.
- Struktur dana yang dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan investor besar.
- Pengawasan dan tata kelola dana yang transparan.
- Strategi investasi yang berfokus pada risiko dan imbal hasil.
- Keselarasan antara tujuan investor dan strategi pengelolaan aset.
Kontribusi terhadap Ekosistem Penerbangan
Dalam perjanjian ini, SMBC Aviation Capital akan menyediakan layanan operasional dan manajemen leasing pesawat untuk Mandiri Aviation Leasing Fund. Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan dana, tetapi juga bertujuan untuk membangun kapabilitas jangka panjang dalam bisnis aviation leasing di Indonesia. Dengan keberadaan platform ini, diharapkan dapat mendukung pengembangan dan ekspansi Danantara Investment Management ke dalam kelas aset global yang lebih luas.
Mandiri Aviation Leasing Fund direncanakan untuk memberikan imbal hasil yang menarik dengan mempertimbangkan risiko yang ada, serta menempatkan Indonesia di jalur yang tepat dalam rantai nilai global industri aviation leasing. Ketiga pihak akan bekerja sama dalam pengelolaan dan tata kelola dana untuk memastikan bahwa semua tujuan strategis dapat tercapai secara optimal.
Peluang Investasi dan Sinergi Global
Kolaborasi antara Danantara Investment Management, SMBC Aviation Capital, dan Mandiri Investment Management juga diharapkan membuka peluang investasi lintas batas yang berkelanjutan, memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Jepang. Ini menjadi landasan yang kuat untuk kerjasama yang lebih luas dalam bidang investasi dan pengembangan infrastruktur penerbangan.
Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, menyatakan bahwa kemitraan ini adalah langkah penting dalam memungkinkan Indonesia berpartisipasi aktif di ekosistem pembiayaan penerbangan global. Dengan berinvestasi dalam platform kelas dunia ini, Danantara Indonesia berharap dapat memberikan imbal hasil yang optimal sambil membangun kapabilitas strategis di sektor ini.
Pernyataan dari Para Pemimpin Industri
Barry Flannery, Chief Commercial Officer SMBC Aviation Capital, mengungkapkan rasa senangnya atas kemitraan strategis ini, yang diharapkan dapat memajukan ekosistem penerbangan di Indonesia dan sekitarnya. Melalui kolaborasi yang erat dengan Mandiri dan Danantara Indonesia, mereka berharap dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang dan inovasi dalam sektor ini.
Baskoro Adi, Chief Executive Officer Mandiri Investment Management, menekankan bahwa kemitraan ini mencerminkan komitmen mereka untuk menyediakan solusi investasi yang inovatif. Dengan menghubungkan investor global kepada aset penerbangan yang berkualitas tinggi, Mandiri Investment Management berharap dapat menciptakan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dan memperkuat posisinya di pasar global.
Profil Perusahaan
Danantara Indonesia
Danantara Indonesia, yang dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), merupakan lembaga pengelola investasi strategis yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025. Beroperasi sebagai lembaga independen di bawah Presiden, Danantara Indonesia bertugas untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN demi mendukung program-program pemerintah dalam mempercepat industrialisasi dan pertumbuhan ekonomi.
Dengan pendekatan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Danantara Indonesia bertujuan untuk memperkuat tata kelola aset negara dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global.
SMBC Aviation Capital
SMBC Aviation Capital merupakan salah satu pemain utama dalam industri leasing pesawat global, didukung oleh Sumitomo Mitsui Financial Group dan Sumitomo Corporation. Dengan portofolio yang terdiri dari 87% pesawat berbadan sempit dan 73% pesawat terbaru, perusahaan ini memiliki basis pelanggan yang kuat di seluruh dunia. SMBC Aviation Capital memiliki peringkat kredit yang solid, mencerminkan kekuatan bisnis jangka panjang mereka.
Mandiri Investment Management
Mandiri Investment Management (MIM), anak perusahaan Bank Mandiri yang berdiri sejak tahun 2012, berfokus pada penyediaan solusi investasi di berbagai aset publik dan alternatif. MIM memainkan peran strategis sebagai penghubung antara Indonesia dan pasar global, menghubungkan modal dengan peluang investasi yang berkualitas tinggi. Sebagai satu-satunya manajer investasi dalam ekosistem Danantara Indonesia yang memiliki lisensi pengelolaan investasi luar negeri, MIM berkomitmen untuk memberikan nilai tambah bagi para investor.
Dengan peluncuran Mandiri Aviation Leasing Fund, Indonesia menunjukkan bahwa ia siap untuk bersaing di panggung global dalam industri aviation leasing. Ketiga entitas ini berkolaborasi untuk menciptakan peluang baru yang menjanjikan bagi para investor, sekaligus memperkuat infrastruktur dan pertumbuhan industri penerbangan di tanah air.
➡️ Baca Juga: Fujifilm X100VI: Mengungkap Alasan Kenapa Kamera Retro Ini Sulit Ditemukan
➡️ Baca Juga: Laptop Futuristik dengan Lampu LED di Belakang Layar untuk Pengalaman Visual Menakjubkan




