Pemko Medan dan BAZNAS Fasilitasi 400 Anak Yatim Belanja Bersama untuk Rayakan Hari Raya

Di tengah perayaan Hari Raya yang penuh makna, Pemko Medan bersama BAZNAS menyelenggarakan sebuah kegiatan istimewa bagi 400 anak yatim. Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemberian bantuan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk merasakan kebahagiaan dengan berbelanja pakaian baru. Dalam suasana hangat dan penuh keceriaan, anak-anak ini dapat memilih busana yang akan mereka kenakan saat merayakan Lebaran. Momen ini menjadi simbol kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yang kurang beruntung, serta menegaskan bahwa setiap anak berhak merasakan kebahagiaan pada hari yang penuh kemenangan ini.
Suasana Ceria dan Kebahagiaan
Kehadiran Rico Waas, Walikota Medan, disambut meriah oleh anak-anak yatim dan dhuafa di lantai 3 gedung Ramayana. Bersama Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, mereka ikut merasakan kebahagiaan yang terpancar dari senyum ceria anak-anak. Hadir pula Ketua BAZNAS Kota Medan, Ustaz Nursyam, Asisten Pemerintahan dan Sosial, Muhammad Sofyan, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya, yang turut meramaikan momen spesial ini.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemko Medan dalam menciptakan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat, terutama bagi anak-anak yatim dan dhuafa. “Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kota Medan yang merasa sedih saat Lebaran karena tidak memiliki baju baru. Semua anak berhak merasakan kebahagiaan di hari kemenangan,” tegasnya.
Peningkatan Santunan Belanja
Pada tahun ini, Pemko Medan dan BAZNAS memutuskan untuk meningkatkan nilai santunan belanja bagi setiap anak. Dari Rp500.000 per anak pada tahun lalu, kini menjadi Rp600.000. Penambahan ini diharapkan memberikan keleluasaan kepada anak-anak untuk mendapatkan perlengkapan yang lebih lengkap, termasuk baju, celana, jilbab, dan sepatu.
- Setiap anak mendapatkan Rp600.000 untuk belanja.
- Kegiatan ini melibatkan 400 anak yatim dari berbagai kecamatan.
- Hadirnya dukungan dari BAZNAS dan KORPRI.
- Program ini diharapkan dapat menciptakan kebahagiaan.
- Pengalaman berbelanja menjadi momen berharga bagi anak-anak.
“Dengan penambahan ini, kami berharap anak-anak bisa membawa pulang satu set pakaian lengkap untuk Lebaran, sehingga mereka benar-benar merasakan kebahagiaan yang utuh,” lanjut Rico Waas, menekankan pentingnya momen ini bagi mereka.
Nilai Kepedulian dan Semangat Berbagi
Rico Waas juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, termasuk BAZNAS dan KORPRI, yang berkontribusi dalam menyukseskan acara sosial tersebut. “Kegiatan ini lebih dari sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya nilai kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri,” ungkapnya.
Menurutnya, sebagai makhluk sosial, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan. “Ini bukan hanya soal baju baru, tetapi tentang kepedulian kita. Kami ingin anak-anak ini merasakan bahwa mereka tidak sendiri, bahwa masih banyak orang yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka,” tambahnya.
Proses Belanja yang Menggembirakan
Setelah sambutan, Rico Waas dan Airin Rico Waas mendampingi anak-anak yatim dan dhuafa berbelanja. Suasana haru dan bahagia mengisi setiap sudut kegiatan ini. Tawa dan keceriaan anak-anak yang bersemangat memilih pakaian menjadi gambaran nyata bahwa kebahagiaan sederhana dapat tercipta melalui kepedulian masyarakat.
Dengan adanya program ini, Pemko Medan berharap semangat berbagi dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga Idulfitri benar-benar menjadi momen kemenangan yang dapat dirasakan oleh semua, tanpa terkecuali.
Pembagian Kegiatan dalam Dua Tahap
Ketua BAZNAS Kota Medan, Ustaz Nursyam, menjelaskan bahwa program belanja bersama ini menyasar total 400 anak yatim dari seluruh kecamatan di Kota Medan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap yang terbagi berdasarkan wilayah.
“Pada hari pertama, kegiatan diikuti oleh 200 anak dari wilayah Medan bagian utara, termasuk Kecamatan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli, dan Medan Marelan. Sementara itu, pada hari kedua, anak-anak dari kecamatan lainnya yang telah didata oleh BAZNAS Kota Medan akan berpartisipasi,” ujarnya.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui setiap interaksi yang terjalin dalam kegiatan ini, Pemko Medan ingin menanamkan harapan dan kebahagiaan di hati anak-anak yatim. Setiap anak yang terlibat dalam program ini memiliki kesempatan untuk merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita, membawa pulang lebih dari sekadar pakaian baru, tetapi juga rasa kasih sayang dan perhatian dari masyarakat.
Inisiatif ini adalah salah satu contoh nyata bagaimana pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk anak-anak. Semangat berbagi yang ditunjukkan selama acara ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan sosial serupa di masa mendatang.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, Pemko Medan percaya bahwa setiap anak, terutama anak yatim, dapat merasakan kebahagiaan yang setara dengan anak-anak lainnya. Pada akhirnya, bukan hanya tentang baju baru, tetapi tentang menciptakan kenangan indah dan momen berharga yang akan dikenang seumur hidup.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi lebih banyak program sosial yang bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat pada umumnya. Diharapkan, setiap langkah kecil yang diambil dalam bentuk kepedulian, bisa memberikan dampak yang besar bagi kehidupan anak-anak yang membutuhkan.
➡️ Baca Juga: Idol K-pop Lengkap: Profil dan Informasi Terbaru
➡️ Baca Juga: Tren Diet Seimbang 2025: Panduan Gaya Hidup Sehat