Hentikan Perjudian di Desa Baru Pancurbatu, Kanit Reskrim Tantang Wartawan Viralkan Berita Ini

Praktik perjudian yang beroperasi di Desa Baru Pancurbatu kembali mencuri perhatian publik. Berlokasi di Jalan Delitua Simpang Jalan Pembangunan, tepatnya di sebuah warung kopi yang berada di belakang Gereja GPDI dan GBKP, aktivitas ilegal ini sudah berlangsung cukup lama. Yang lebih mengejutkan, ketika wartawan meminta tindakan tegas dari aparat setempat, Kanit Reskrim Polsek Pancurbatu, IPTU Rudi Salam Tarigan, malah menantang media untuk menyebarkan berita tersebut.
Permintaan Penertiban yang Ditanggapi Kontroversial
Insiden ini terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, sekitar pukul 14.40 WIB. Seorang wartawan menghubungi pihak kepolisian melalui WhatsApp, meminta agar mereka menghentikan praktik perjudian yang sudah lama beroperasi di area tersebut. Namun, tanggapan yang diterima sangat mengejutkan dan tidak sesuai dengan harapan publik.
Dalam balasan pesannya, Kanit Reskrim menyatakan, “Kalau mau memviralkan, viralkan saja, buat apa permisi kepada saya.” Pernyataan ini langsung memicu berbagai reaksi di kalangan masyarakat yang mengharapkan tindakan nyata dari penegak hukum.
Respon Masyarakat Terhadap Praktik Perjudian
Tanggapan dari Kanit Reskrim memunculkan pertanyaan besar di benak warga. Mereka merasa seharusnya aparat penegak hukum bertindak berdasarkan kewajiban mereka, bukan menunggu suatu isu menjadi viral di media sosial. Masyarakat berharap agar penegakan hukum dapat dilakukan secara proaktif.
“Sudah lama itu bang, bukan baru. Orang sekitar sini juga sudah pada tahu,” kata seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi perjudian. Pernyataan ini menunjukkan bahwa keberadaan perjudian tersebut sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan masyarakat.
Keberadaan Perjudian di Kawasan Permukiman
Jika aktivitas perjudian ini memang telah berlangsung lama, maka pertanyaan selanjutnya adalah di mana pengawasan dari pihak berwenang selama ini. Lokasi yang menjadi pusat perjudian terletak di kawasan permukiman dan dekat dengan rumah ibadah, yang seharusnya membuatnya lebih mudah terpantau. Mustahil jika aktivitas ilegal ini tidak diketahui oleh pihak berwenang.
- Keberadaan perjudian yang mencolok di lingkungan masyarakat.
- Kurangnya tindakan dari aparat penegak hukum.
- Risiko penurunan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
- Pentingnya tindakan preventif dibandingkan reaktif.
- Harapan masyarakat untuk penegakan hukum yang konsisten.
Panggilan untuk Tindakan Tegas dari Kapolrestabes Medan
Masyarakat kini berharap agar Kapolrestabes Medan segera turun tangan dan memerintahkan penindakan tegas terhadap praktik perjudian ini, jika terbukti melanggar hukum. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan semakin menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.
Warga menekankan bahwa pemberantasan perjudian tidak seharusnya menunggu viral terlebih dahulu. Penegakan hukum seharusnya berjalan dengan prinsip keadilan dan bukan karena tekanan dari publik atau media. “Apakah hukum berjalan karena aturan, atau karena tekanan?” itu adalah pertanyaan yang mulai muncul di benak masyarakat.
Persepsi Masyarakat Terhadap Penegakan Hukum
Di tengah situasi ini, sindiran mulai terdengar di kalangan masyarakat. Banyak yang berpendapat bahwa seolah-olah perjudian hanya akan berhenti saat banyak diberitakan, dan akan kembali beroperasi setelah situasi dianggap aman. Ini menciptakan ketidakpuasan yang mendalam di kalangan masyarakat.
“Kami ingin aparat penegak hukum benar-benar hadir sebagai penegak hukum, bukan hanya saat situasi menjadi perhatian publik,” ungkap salah satu warga. Harapan ini mencerminkan keinginan masyarakat untuk melihat tindakan nyata dalam memberantas perjudian di desa mereka.
Kesimpulan yang Diharapkan Masyarakat
Sampai berita ini diturunkan, pihak Polsek Pancurbatu belum memberikan klarifikasi resmi mengenai aktivitas perjudian yang dilaporkan berlangsung di lokasi tersebut. Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah tegas untuk menanggulangi masalah ini, demi keamanan dan kenyamanan lingkungan mereka. Praktik perjudian yang terus berlanjut hanya akan menambah masalah sosial dan mempengaruhi tatanan masyarakat yang lebih luas.
➡️ Baca Juga: Prediksi Benfica vs Guimaraes di Primeira Liga 22 Maret 2026: Analisis dan Statistik Terbaru
➡️ Baca Juga: Risa Amel Transformasi Penampilan untuk Meningkatkan Daya Tarik Publik



