Pebalap Astra Honda Dominasi Podium ARRC Sepang dengan Aksi Menawan

Di gelaran perdana Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 yang berlangsung di Sepang International Circuit, Malaysia, pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) menunjukkan performa yang mengesankan. Dengan strategi yang tepat dan keterampilan balap yang mumpuni, mereka berhasil meraih dua podium yang membanggakan. Aksi para pebalap ini tidak hanya mencerminkan kerja keras mereka, tetapi juga menggambarkan dedikasi tim dalam mempersiapkan musim balap yang penuh tantangan.
Dominasi Pebalap Astra Honda di Kelas AP250
Pada race pertama yang digelar pada 11 April 2026, Rheza Danica Ahrens, dengan nomor #123, tampil gemilang dengan meraih posisi kedua. Rekan setimnya, #46 Herjun Atna Firdaus, tidak mau kalah dan berhasil finis di posisi ketiga. Dengan CBR250RR yang mereka kendarai, kedua pebalap ini menunjukkan performa luar biasa dalam kelas Asia Production 250 (AP250).
Rheza memulai balapan dari posisi terdepan, sementara Muhammad Badly Ayatullah, yang mengenakan nomor #45, memulai dari baris keenam. Sejak awal, kedua pebalap Astra Honda ini menunjukkan kecepatan yang mengesankan. Meskipun Rheza berhasil mempertahankan posisi di lima besar sepanjang balapan kedua, Badly sayangnya terjatuh di lap terakhir setelah sempat memimpin.
Aksi Menegangkan di Balapan Kedua
Balapan kedua yang berlangsung pada 12 April 2026, dimulai setelah hujan deras mengguyur lintasan. Rheza, yang awalnya berada di posisi kedelapan pada lap kedua, berhasil kembali ke jalur persaingan. Dengan strategi yang matang, dia berhasil melintasi tiga pebalap sekaligus pada tikungan terakhir, mengamankan posisi finis kedua. Sementara itu, Badly tidak dapat melanjutkan balapan akibat cedera yang didapatnya pada race pertama.
“Saya sangat bersyukur atas pencapaian podium hari ini. Di awal race kedua, saya harus beradaptasi dengan kondisi lintasan yang licin akibat hujan. Saya mencoba mengatur strategi dengan baik, terutama di tikungan terakhir, dan alhamdulillah semua berjalan lancar hingga saya bisa meraih podium,” ujar Rheza dengan penuh semangat.
Dengan hasil ini, Rheza berhasil menempati posisi kedua di klasemen sementara dengan raihan 31 poin. Ini menjadi modal penting untuk bersaing di lima seri balap mendatang.
Kelas SS600: Perjuangan Herjun dan Arbi
Di kelas Supersport 600 (SS600), Herjun Atna Firdaus memulai race pertama dari posisi keempat. Ia memperlihatkan konsistensi yang baik dengan menjaga ritme balapnya, dan berhasil finis di posisi ketiga. Sementara itu, pebalap baru, #93 Fadillah Arbi Aditama, menutup balapan pertamanya di posisi keenam.
Dalam balapan kedua, Arbi menunjukkan kemajuan yang signifikan. Memulai dari posisi kesepuluh, ia berhasil meningkatkan posisinya secara bertahap dan akhirnya finis di posisi kelima. Herjun pun tampil baik meskipun berada di posisi ketujuh pada balapan kedua.
Harapan untuk Seri Selanjutnya
“Saya sangat bersyukur setelah mendapatkan podium ketiga di race pertama. Pada race kedua, saya berusaha tampil maksimal dan berhasil finis untuk menjaga posisi di tiga besar klasemen. Saya berharap bisa kembali ke podium di seri selanjutnya,” ungkap Herjun, penuh harapan.
Setelah dua balapan di Malaysia, Herjun kini berada di posisi ketiga dengan koleksi 25 poin, sedangkan Arbi menempati posisi kedelapan dengan 21 poin.
Adenanta dan Performa Gemilang di Kelas ASB1000
Di kelas Asia Superbike (ASB) 1000, #88 M Adenanta Putra, yang menjadi rookie, memulai balapan dari posisi kelima. Mengandalkan CBR1000RR-R, Adenanta berhasil tampil menonjol di seri perdana ini.
Pada kedua balapan, ia mampu bersaing di kelompok lima besar. Dengan konsistensi yang baik, Adenanta berhasil menyelesaikan balapan di posisi ketujuh pada masing-masing race, yang menempatkannya di posisi keenam klasemen sementara dengan raihan 18 poin.
Perkembangan dan Persiapan untuk Seri Berikutnya
“Di race kedua, saya merasa lebih percaya diri dibandingkan race pertama. Banyak hal yang telah saya perbaiki dari balapan sebelumnya. Menyongsong seri selanjutnya, saya akan lebih mempersiapkan diri, terutama dalam beradaptasi dengan CBR1000RR-R,” jelas Adenanta, mencerminkan tekadnya untuk terus berkembang.
Dukungan dari Manajemen Astra Honda
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, menyampaikan bahwa pencapaian pada seri pertama tidak lepas dari kerja keras para pebalap dan tim. Menurutnya, strategi yang diterapkan sangat berkontribusi terhadap hasil yang memuaskan.
“Kami sangat mengapresiasi semangat juang tinggi para pebalap AHRT pada putaran pertama ARRC. Hasil yang diraih menjadi awal yang baik untuk musim balap 2026,” ungkap Andy.
Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy, menambahkan bahwa prestasi pebalap AHRT di seri pembuka ini menunjukkan konsistensi dalam pembinaan balap berjenjang Honda.
“Kami bangga atas prestasi yang diraih oleh pebalap muda Indonesia, yang terus menunjukkan daya saing di level Asia. Hasil ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Sumatera Utara, untuk terus berani bermimpi dan berprestasi di dunia balap,” ujar Gunarko.
Menatap Seri Berikutnya di Thailand
Dengan hasil yang telah diraih, para pebalap Astra Honda masih memiliki lima seri lagi di musim balap 2026 untuk membuktikan kemampuan mereka. Seri selanjutnya akan digelar di Chang International Circuit, Thailand, pada 8-10 Mei 2026.
Dengan demikian, performa pebalap Astra Honda di Sepang tidak hanya mencetak prestasi, tetapi juga memberikan harapan untuk masa depan yang cerah dalam dunia balap Asia. Mereka telah menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membuahkan hasil yang membanggakan, dan para penggemar kini menantikan aksi-aksi menawan mereka di seri-seri selanjutnya.
➡️ Baca Juga: SOKSI Sumut Tingkatkan Soliditas Ramadan dengan Penetapan Nakhoda Panitia Musda XII
➡️ Baca Juga: Pelindo Raih 2,6 Juta Penumpang Selama Lebaran 2026, Alami Kenaikan 14,14%




